![]() |
| Taruhan Online |
Taruhan Online
Sebelumnya, pejabat pariwisata di Kenya memperingatkan kepada seluruh wisatawan untuk tidak melakukan perjalanan ke Mombasa karena ancaman terorisme. Mereka yang datang pun harus segera meninggalkan lokasi secepatnya.
Sebelumnya, diketahui lebih dari 70 orang tewas dalam empat hari serangan teror di pusat perbelanjaan Nairobi, Kenya, September lalu. Kekisruhan ini dilakukan oleh sebagian besar kelompok Al-Qaeda, wakil Somalia Al-Shabaab. Sejak saat itu, serangkaian bom serta granat mulai menyerang gereja-gereja kecil yang ada di Kenya. Termasuk salah satunya ada di Mombasa.
Kenya dikunjungi oleh ribuan wisatawan karena negara yang berada di kawasan Afrika ini memiliki pantai yang cukup indah, cuaca cerah pun turut menemani satwa liar terbaik di dunia dan mampu membawa 1.5 juta wisatawan tahun lalu.
Namun, akibat ulah militan yang melakukan serangan yang diduga dipimpin oleh kelompok Al Shabaab Somalia, peringatan perjalanan kembali dikeluarkan bagi wisatawan asing yang datang ke Kenya. Peringatan tersebut dikeluarkan untuk wisatawan Inggris, Amerika Serikat, Australia, dan Prancis di mana diketahui mereka merupakan turis yang menyumbang lebih dari sepertiga pemasukan di Kenya.
“Beberapa insiden yang terjadi selama beberapa waktu terakhir ini memukul industri pariwisata di negara kami ini. Bahkan, citra Kenya di mata wisatawan pun rusak akibat insiden serangan tersebut,” kata juru bicara Dewan Pariwisata Kenya.
Posted by JKT21.com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar